Beranda Copywriting 12 Ide Copywriting Membosankan Namun Bisa Membuat Produkmu Laris Manis

12 Ide Copywriting Membosankan Namun Bisa Membuat Produkmu Laris Manis

12 Ide Copywriting Membosankan Namun Bisa Membuat Produkmu Laris Manis

Dalam dunia bisnis, manusia cenderung mencari hal-hal baru. Namun dalam kerajaan copywriting, ide-ide lama adalah ide terbaik.

Kenapa bisa begitu? Karena copywriting sejatinya adalah urusan menjual, didalamnya terdapat urusan “berkomunikasi dengan manusia, manusia jaman dulu pula sekarang sama saja”.

Memang kondisi itu membosankan. Tetapi ini sebuah keniscahayaan.

Disini saya akan mengungkap temuan spektakuler yaitu, strategi copywriting yang manjur ratusan tahun lalu masih manjur pula diterapkan dimasa sekarang. Dan juga manjur jika diterapkan dimasa datang.

Gaya naskah marketing dimasa sekarang umumnya lebih singkat dan langsung ke topik (To the point). Namun jikalau di rumah anda masih ada majalah tua atau katalog yang sudah berusia lebih dari 10 atau 20 tahun lalu, maka akan anda dapati ide yang sama dan manjur jika diterapkan dimasa sekarang.

12 ide copywriting membosankan namun akan membuat produkmu laris manis

Ini adalah ide-ide lama yang membosankan namun mampu membuat produkmu laris manis.

1. Buat naskah iklan yang mempunyai daya jual tinggi. Urusan marketing, penulisan bukan sekedar kata-kata. Tetapi penjualan. Cara menjual ialah kombinasi dari keahlian berkomunikasi dengan pengetahuan masalah psikologis. Psikologi + Komunikasi = Penjual handal.

2. Jual sebanyak dan sedikit tergantung kebutuhan. Tanyakan kepada diri anda: Berapa banyak penjualan yang kubutuhkan untuk pasar yang saya target? Apakah orang-orang ini familiar dengan produk ini? Jikalau kita menjual sebuah produk yang sudah familiar dengan sebuah penawaran biasa, seperti menjual langganan majalah dengan penawaran gratis di 1 bulan awal. Maka anda tidak perlu kerja sekeras anda menjualkan produk yang tidak familiar meski dengan penawaran lebih menggiurkan.

3. Gunakan rumusan yang sudah terbukti berhasil. Ada banyak rumusan untuk dipegang, namun intinya / pada prinsipnya sama. Anda perlu untu: 1). Membangun / menegaskan objetifitas 2). Terangkan keuntungan pada calon pembeli 3). Ungkapkan bagaimana keuntungan akan diperoleh 4). Buktikan semua perkataan anda 5) kasih kata-kata manis 6) Berikan akses pada calon pembeli menghubungi tim support dari produk.

4. Gunakan gaya memerintah. Gunakan kalimat “cakap” agar orang melakukan keinginan anda, seperti “Lihatlah!, “Buka segera!”, “Perhatian!” atau juga “Lanjut dibaca!” untuk memprovokasi orang terus mengeksplorasi tawaran anda dan ke bagian selanjutnya.

5. Fokus pada kehebatan paling utama dari produk anda. Hal ini akan menyederhanakan naskah anda, pilih audensi, dan bedakan produk anda dari produk lainnya. Jikalau anda menjual sebuah progam desain komputer, dan kehebatan utamanya ialah dapat menterjemahkan desain cetak apapun kedalam sebuah halaman website. Selain itu si program juga memiliki kehebatan lain (Yang bukan utama) seperti, harganya murah dan cepat dioperasikan. Namun kehebatan utama harus diungkap di headline utama.

Baca juga contoh Copywriting.

6. Pastikan “kejelasan” sebagai tujuan utama anda. Pada umumnya manusia tidak mencari hiburan saat ingin membeli, mereka mencari “relevansi”. “Apakah produk ini saya butuhkan, apa yang saya harus lakukan untuk menggunakannya?” Disini anda harus sejelas mungkin dan hindari kata-kata puitis agar pesan anda dapat dimengeri dengan jelas dan tegas.

7. Buat penawaran berani. Sebuah penawaran tidak sekedar dari mempersembahkan produk anda dan menyebutkan harganya. Sebuah penawaran ialah kesepakatan anda buat, sebuah harga murah yang spesial, kesempatan untuk menggunakan produk selama 30 hari, sebuah premium yang ekslusif. Penawaran merupakan pokok dari setiap promosi, penawaran anda harus berani dan menggugah selera.

8. Sediakan informasi cukup. Termasuk informasi produk, penawaran, instruksi pemesanan, jaminan dan sebagainya. Jikalau produknya mahal, kompleks, baru dan sulit dijelaskan, atau membutuhkan komitmen berlangganan mahal. Sebaiknya anda sediakan penawaran lunak seperti free trial atau pecah proses penjualan dalam beberapa bagian.

Baca juga rahasia menulis Copywriting.

9. Dijamin puas. Ini juga ide bagus sebagai jaminan bahwa pembeli tidak akan kecewa, dan juga jaminan beberapa tempo jika barang rusak bisa dikembalikan.

10. Sediakan alasan untuk cepat membeli. Berdasarkan studi ternyata orang akan merespond permintaan ketika ada alasan bagus diberikan. Seperti persediaan terbatas. Lagi diskon. Dijual hanya waktu terbatas hingga tanggal/bulan tertentu.

11. Kemudahan untuk memesannnya. Kesederhanaan dan kenyamanan merupakan dua alasan utama orang melakukan transaksi. Maka sudah menjadi keharusan agar pelanggan dapat memesan secepat dan semudah mungkin. Pastikan penawaran anda mudah untuk dimengerti dan di selsaikan. Berikan instruksi singkat dan sederhana. Berikan nomor telepon gratis, email dukungan dan sebagainya.

12. Gunakan kata “Gratis”. Mungkin ini satu-satunya kata yang tidak pernah usang. Selalu cari fitur, aksesoris, keuntungan dan apapun yang bisa digunakan / didapat dengan gratis. “Gratis” terbukti selalu mampu menggelorakan ketertarikan dan tanggapan orang.

Hmm, anda sudah nguap? Gak heran, karena yang diatas adalah ide copywriting yang sudah umum.

Atau benarkah sudah umum? Apakah selama ini produk anda mudah untuk dipesan, atau ruwet? Apakah anda sudah menyediakan informasi yang cukup untuk membantu pembeli ambil keputusan? Atau sebaliknya calon pembeli bingung mengenai apa yang harus dilakukan? Atau apakah selama ini anda berhasil menjual banyak atau dikit?

Memang semua ide diatas terkesan membosankan. Namun percayalah, semua ide membosankan ini akan membuat produkmu laris manis kawan.