Beranda Webhosting Bagaimana Cara Optimalkan Waktu Respon Server?

Bagaimana Cara Optimalkan Waktu Respon Server?

Bagaimana Cara Optimalkan Waktu Respon Server?

Waktu respon server (Server Response Time) adalah nilai penting untuk mendeteksi semua aset website yang bergantung padanya. Jikalau waktu respon server lambat, maka seluruh website akan lambat, tidak perduli betapa tinggi optimisasi yang sudah anda lakukan.

Menurut Google, dan tool penguji kecepatan lainnya seperti GTMetrix, dianjurkan agar waktu respon server kurang dari 200ms.

Di posting ini, saya akan mengungkap apa itu waktu respon server, dan hal-hal apa saja yang akan mempengaruhi waktu respon server dan bagaimana meningkatkan waktu respon server.

Apa itu Waktu Respon Server?

Waktu respon server merupakan jumlah waktu dibutuhkan untuk unggah dokumen HTML dari sebuah website ke sebuah website sehingga browser klien bisa memulai untuk render halaman.

Tanpa sebuah waktu respon server yang baik, maka dokumen HTML akan membutuhkan waktu lebih lama. Jikalau dokumen HTML tidak ter-unggah, artinya browser tidak mengetahui apakah sumber lainnya dibutuhkan untuk menampilkan sebuah halaman dengan benar.

Waktu respon sebuah server di ukur dengan formula TTFB atau Time To First Byte.

TTFB Server

Jikalau kita melakukan beberapa tes, maka akan kita dapati angka TTFB yang bervariasi, namun begitu secara umum, perbedaannya kecil. Variasi kecil dapat menyebabkan sejumlah variasi faktor yang akan menghasilkan latency (Penundaa).

Hal-hal yang mempengaruhi Waktu Respon Server

Ada sejumlah faktor yang memainkan peranan penting yang mempengaruhi waktu respon server. Dan inilah dia:

  • Web hosting buruk—Sebuah web host menggunakan software/hardware latency akan menghasilkan sebuah waktu respon lambat bagi pengguna. Lebih lanjut, meskipun penyedia hosting menawarkan peralatan paling moderen.
  • Meningkatnya trafik—Trafik yang naik berarti lebih banyak sumberdaya yang digunakan. Oleh karenanya jikalau tingkat kapasitas server anda sudah maksimal, maka pengunjung akan mengalami waktu respon server lebih lambat atau bahkan kode yang error seperti “Batas Quota Bandwidth Sudah Terlewati / Bandwidth Limit Exceeded”.
  • Halaman web yang gemuk—Halaman web bisa gemuk dalam artian banyak konten teks, visual dan audio, javascript, dll—apabila optimisasi yang benar tidak dilakukan. Ini termasuk optimisasi gambar, gambar tidak responsif, dan file-file CSS/JS yang tidak terminifikasi, dan sebagainya.
  • Kurangnya caching—Caching merupakan langkah krusial dalam mengirimkan konten lebih cepat. Hasilnya terciptalah periode menunggu/jeda yang tidak dibutuhkan dikarenakan browser harus meminta aset / konten dari server setiap saat bukan mengaksesnya langsung dari cache lokal atau cache perantara.

Bagaimana meningkatkan Waktu Respon Server

Diparagraf sebelumnya kita telah mempelajari hal-hal yang mempengaruhi waktu respon server. Dan pada bagian ini, kita akan mengupas bagaimana memulai meningkatkan waktu respon dari server kita.

Pilih Sebuah Penyedia Hosting Yang Handal

Jikalau anda mengalami performa yang kacau, mungkin saatnya upgrade paket hosting anda atau bahkan pindah kelayanan hosting lainnya. Sebaiknya baca review dan bagaimana pendapat yang sudah memakai hosting dan kesannya.

Jikalau anda menggunakan shared hosting maka artinya anda berbagi sumberdaya server dengan website yang lainnya, maka sebaiknya anda upgrade ke VPS atau Dedicated tergantung kebutuhan anda.

Shared Hosting VPS Hosting

Kompress, Minify, Optimisasi dan Cache

Caching merupakan penolong besar dalam meningkatkan waktu respon server karena dokumen HTML dapat diakses dengan cepat. Bagi pengguna WordPress, maka bisa gunakan plugin Caching seperti WP Super Cache atau W3 Total Cache. Plugin ini dapat membangun sebuah file HTML yang statis sehingga tidak perlu meng-unggah seluruh aset website secara dinamis. Lebih lanjut, anda bisa juga menikmati keuntungan dari CDN / Jaringan Pengiriman Konten untuk meningkatkan optimasi caching.

Jika sudah mengoptimalkan caching website maka anda bisa mengkompress semua konten dengan menggunakan Gzip atua Brotli, minify CSS, JS dan juga Minify file-file HTML, dan pula mengoptimalkan semua gambar.

Untuk itu bisa membaca tutorial berikut ini:

Kesimpulan

Apabila waktu respon server anda atau TTFB lebih dari 200ms, maka sudah saatnya anda menaruh perhatian dalam urusan optimisasi server untuk menurunkan waktu respon server. Semakin cepat waktu respon server, maka semakin besar kemungkinan pengunjung mau berlama-lama diwebsite anda, dan semakin mengurangi waktu bounce rate. Pastikan anda mengambil rekomendasi yang di ungkap dalam artikel ini.