Beranda Webhosting Cara Aktifkan Keep-Alive Di Hosting

Cara Aktifkan Keep-Alive Di Hosting

Cara Aktifkan Keep-Alive Di Hosting

Jika website anda ingin terbuka dengan cepat dibrowser pengunjung, salah satu hal perlu anda lakukan ialah mengaktifkan / enable Keep-Alive. Ikuti tutorial cara aktifkan Keep-Alive di Hosting ini.

Dengan Keep-Alive aktif maka browser pengunjung anda bisa download semua konten (CSS, gambar, video, javascript, teks dan lainnya) melalui koneksi TCP kuat bukan dengan melakukan sebuah permintaan untuk satu file, bayangkan jika ada 10 macam file maka ada 10 permintaan. Namun dengan Keep-Alive satu permintaan untuk 10 file sekaligus.

Hasilnya, akan menghadirkan kecepatan dan peningkatan performa pada browser pengunjung, karena semua file didapatkan melalui sebuah koneksi HTTP saja. Singkatnya, Keep-Alive merupakan sebuah pola komunikasi antara sebuah web server dan sebuah peramban dengan meminimalisir jumlah permintaan untuk mempercepat loading sebuah halaman web.

Berikut ini adalah gambaran perbandingan Keep-Alive dan tidak memakainya untuk mempermudah memahami manfaat aktifkan Keep-Alive.

Aktifkan Keep-Alive Hosting

Seperti terlihat dalam gambar, jika tanpa Keep-Alive setiap file maka satu permintaan. Berbeda dengan menggunakan Keep-Alive, semua file cukup melakukan satu permintaan saja.

Jadi secara garis besar manfaat mengaktifkan Keep-Alive adalah sebagai berikut:

  1. Keep-Alive mengurangi penggunaan CPU dan memory dikarenakan mengecilnya jumlah permintaan HTTP yang terbangung. Hal ini menguntungkan semua pengguna hosting—seperti Free dan Shared juga VPS hosting.
  2. Mengaktifkan Keep-Alive menyediakan permintaan HTTP melalui TCP koneksi yang lebih cepat.
  3. Permintaan HTTPS membutuhkan lebih banyak waktu CPU dan sumberdaya dibandingkan HTTP. Maka dengan Keep-Alive akan memberikan keuntungan pada website HTTPS dan SSL.
  4. Mengurangi Latency (Jeda) dan meningkatkan keseluruhan jumlah kecepatan loading dan performa website.
  5. Keep-Alive sudah mendukung semua browser moderen.
  6. Mengaktifkan Keep-Alive akan memberi efek positif pada urusan SEO dikarenakan penampilan situs yang lebih baik.

Maka jika disimpulkan, Keep-Alive merupakan cara ampuh untuk mengurangi penggunaan sumber-daya alhasilnya meningkatkan kecepatan website.

Yang anda harus lakukan untuk aktifkan Keep-Alive

Pilih salah satu akses berikut ini untuk aktifkan Keep-Alive di hosting:

  • Memiliki akses ke file .htaccess.
  • Memiliki akses ke httpd.conf.
  • Memiliki akses ke HttpCoreModule.

Cara aktifkan Keep-Alive di hosting

Ada sejumlah cara untuk mengaktifkan Keep-Alive dan terikat pada kebijakan penyedia hosting dan server anda. Berikut adalah opsi yang bisa anda tempuh.

Opsi 1—Mengedit file .htaccess

Untuk aktifkan Keep-Alive, maka tambahkan kode berikut pada file .htaccess. Mengaktifkannya menggunakan .htaccess akan mengesampikan setting / setelan server guna membuka koneksi yang kuat.

Tambahkan kode berikut di file .htaccess anda:

<ifModule mod_headers.c>
Header set Connection keep-alive
</ifModule>

Kemudian simpan.

Opsi diatas bisa diterapkan hampir disemua shared hosting berbasis Linux. Caranya dengan login ke file manager –> Public_HTML –> Kemudian cari file .htaccess–> Klik kanan dan edit untuk menambahkan kode diatas.
Edit File .Htaccess Hosting

Opsi 2—Aktifkan Keep-Alive di Apache melalui file http.conf

Jikalau anda memiliki akses ke file config Apache (Opsi ini untuk VPS dan Dedicated), maka anda bisa aktifkan ekstensi Keep-Alive disini. Maka konfigurasinya adalah seperti ini:

#
# KeepAlive: Whether or not to allow persistent connections (more than
# one request per connection). Set to "Off" to deactivate.
#
KeepAlive On

#
# MaxKeepAliveRequests: The maximum number of requests to allow
# during a persistent connection. Set to 0 to allow an unlimited amount.
# We recommend you leave this number high, for maximum performance.
#
MaxKeepAliveRequests 50

#
# KeepAliveTimeout: Number of seconds to wait for the next request from the
# same client on the same connection.
#
KeepAliveTimeout 10

Penjelasan:

  • KeepAlive On, awalnya adalah KeepAlive Off, maka anda rubah menjadi On seperti konfigurasi diatas untuk mengaktifkannya.
  • MaxKeepAliveRequests 50, ialah jumlah permintaan browser saat ingin download website anda. 50 artinya jumlah permintaan setiap kali browser memintanya. 50 requests saya rasa sudah cukup bagus.
  • KeepAliveTimeout, merupakan waktu yang ditunggu oleh server untuk permintaan / request yang baru. Dianjurkan untuk memilih jumlah yang kecil antara 5 dan 10. Jangan menyetelnya dengan angka tinggi karena akan menyebabkan load server yang amat tinggi.

Opsi 3—Aktifkan Keep-Alive di NGINX

Sebenarnya Keep-Alive aktif secara default di server NGINX, namun begitu pada kondisi tertentu ia di disable. Anda bisa mengaktifkannya menggunakan HttpCoreModule.

Cari tahu dulu nilai disable si keepalive_disable, yang merupakan penyebab kenapa Keep-Alive tidak berkerja. Sebelum anda mengaktifkannya, pastikan mengetahui dulu kenapa ekstensi ini di non-aktifkannya, karenanya silahkan konsultasikan dengan pihak hosting anda.

Opsi 4—Server Windows (IIS)

Apabila anda menggunakan sebuah server berbasis Windows, maka anda bisa dengan mudah mengaktfikan ektensi Keep-Alive menggunakan perintah berikut.

Perintah untuk aktifkan Keep-Alive adalah sebagai berikut:

appcmd set config /section:httpProtocol /allowKeepAlive:true

Dan untuk me-non-aktifkannya, maka gunakan perintah berikut:

appcmd set config /section:httpProtocol /allowKeepAlive:false

Anda bisa pula ikuti tutorialnya di situs resmi Microsoft untuk opsi dan fitur tambahan.

Kini cek apakah Keep-Alive sudah aktif

Caranya bisa mengunjungi GTMetrix untuk melihat apakah ekstensi ini sudah aktif atau belum. Hasilnya akan seperti gambar berikut ini:

Keep-Alive Sudah Aktif 100 Persen

Kesimpulan

Mengaktifkan Keep-Alive untuk website anda merupakan cara bagus untuk meningkatkan kecepatan dan performa website anda. Koneksi TCP akan memastikan waktu load yang cepat dan efisiensi yang tinggi, hasilnya akan membuat pengunjung senang, itu artinya anda telah membuat website untuk manusia bukan hanya untuk mesin pencari dan itulah yang di inginkan Googlebot.

Jika anda ingin mengoptimalkan website anda lebih jauh lagi, maka silahkan kunjungi tutorialnya berikut ini:

Jika ada pertanyaan silahkan utarakan diarea komentar akan saya jawab sebisa dan secepat mungkin.

Dan beritahukan teman-teman atau share ke sosial media tempat anda bergabung.

Semoga bermanfaat.

Sampai jumpa lagi di posting-posting saya selanjutnya di masa akan datang.