Cara Membunuh Gutenberg Di WordPress

Gutenberg adalah mimpi super buruk, saya benci sekali sama editor visual tema terbaru WordPress ini, ini bagi saya bukanlah sebuah update yang progresif melainkan keruwetan tingkat dewa.

Gutenberg bukan untuk penulis biasa seperti saya, namun tepatnya untuk pengembang dan desainer website, tidak ada yang mudah semuanya harus menggunakan block.

Ah pusing pokoknya saya tidak tahu harus berkata apa, intinya pembaruan ini tidak akomodatif buat saya dan blogger lain yang hanya ingin menulis artikel. Saya tidak ingin membangun sebuah tampilan artikel dengan balok-balok.

Mustinya pihak WordPress menjadikan Gutenberg sebagai opsi bukan dijadikan sebagai editor default yang memaksa kita menggunakannya. Jadi bagi yang mau memakainya bisa klik tombol atau apa kek untuk mengaktifkan. Bukan yang tidak mau memakainya dipaksa untuk memakainya dan mencari plugin eksternal demi me-non-aktifkan si Gutenberg ini.

Payah sekali, saya tidak habis pikir apa yang ada di kepala para pengembang WordPress sehingga mendapat ide untuk menetapkan Gutenberg sebagai tema editor!

I really hate this update! Bayangkan hanya untuk upload image / gambar saja saya tidak bisa dengan Gutenberg. Iya saya memang bodoh, tapi biarkanlah editor lama sebagai default bukan si Gutenberg.

Untungnya saja di WordPress terdapat banyak orang kreatif dan baik, mereka lebih mengerti tipe pengguna WordPress seperti saya yang hanya ingin menulis bukan membangun balok-balok ga jelas. Karena itulah sejumlah pengembang plugin meluncurkan dua plugin yang bagi saya ini adalah hadiah besar.

Plugin-plugin ini berfungsi sama yakni mengembalikan editor lama atau classic editor WordPress dan men-non-aktifkan Gutenberg.

Okelah bagi rekan yang belum tahu ada dua plugin yang harus kamu install jika kamu seorang blogger seperti saya.

2 Plugin untuk aktifkan kembali editor lama WordPress dan menghilangkan Gutenberg.

1. Classic Editor >>> Link.

2. Disable Gutenberg >>> Link.

Silahkan anda install dan aktifkan salah satu dari plugin WordPress diatas, maka tampilan editor klasik akan muncul kembali di bagian editor.

Semoga bermanfaat. Gutenberg sucks to the bone!

Tinggalkan komentar